Dalam kamus, kecerdasan
didefinisikan sebagai kemampuan untuk memperoleh, mengerti dan menggunakan
pengetahuan atau kemampuan untuk melatih perkiraan dan pemikiran. Kecerdasan
adalah gabungan jumlah prestasi yang memberikan kita kemampuan mengingat.
Kecerdasan dimiliki seseorang yang pandai melaksanakan pengetahuan yang
dimilikinya. Jika seseorang memiliki banyak pengetahuan, tetapi ia tidak bisa
melaksanakan dalam praktek, maka ia tidak bisa digolongkan ke dalam
kecerdasan.dengan kata lain kecerdasanadalah kemampuan manusia untuk memperoleh
pengetahuan dan pandai melaksanakannya dalam praktek.
Kecerdasan buatan
(artificial intelligence) merupakan salah satu bagian dari ilmu pengetahuan
komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti
dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya
difungsikan sebagai alat hitung saja. Namun dalam perkembangannya maka peran
komputer semakin mendominasi kehidupan manusia. Agar komputer bisa bertindak seperti
dan sebaik manusia maka komputer juga harus dibekali pengetahuan dan mempunyai
kemampuan untuk menalar. Untuk itu, pada AI akan mencoba memberikan metode
untuk membekali komputer dengan kedua komponen tersebut agar komputer bisa
menjadi lebih pintar.
Adapun definisi kecerdasan
buatan menurut Paul Y. Gloess, adalah ilmu yang mempelajari bagaimana membuat
suatu mesin seolah-olah memiliki kecerdasan dalam memecahkan suatu masalah yang
diberikan kepadanya.
Ada beberapa pengertian
kecerdasan buatan antara lain :
1.
Kecerdasan buatan adalah cabang ilmu komputer yang
berhubungan dengan studi dan kreasi sistem komputer yang mempertunjukkan
beberapa bentuk kecerdasan.
2.
Sistem yang mempelajari konsep-konsep baru dan
tugas-tugas.
3.
Sistem yang dapat berfikir dan menarik kesimpulan yang
berguna bagi lingkungan sekitar kita.
4.
Sistem yang dapat mengerti bahasa dan memahami
pemandangan visual.
5.
Sistem yang melakukan tipe-tipe yang lain seperti
prestasi yang membutuhkan kecerdasan manusia.
Untuk lebih
detailnya, pengertian kecerdasan buatan dapat dipandang dari berbagai sudut
pandang antara lain :
1.
Sudut pandang kecerdasan
Kecerdasan buatan akan membuat mesin menjadi
“cerdas” (mampu berbuat seperti apa yang dilakukan manusia).
2.
Sudut pandang penelitian
Kecerdasan buatan adalah suatu studi
bagaimana membuat agar komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dikerjakan
manusia.
3.
Sudut pandang bisnis
Kecerdasan buatan adalah kumpulan peralatan
yang sangat powerful dan metodologi dalam menyelesaikan masalah-masalah bisnis.
4.
Sudut pandang pemrograman
Kecerdasan buatan meliputi studi tentang
pemrograman simbolik, penyelesaian masalah (problem solving) dan
pencarian (searching).
2.2. Perbandingan Kecerdasan Alami
dan Kecerdasan Buatan
Jika dibandingkan dengan kecerdasan alami (kecerdasan yang dimiliki oleh
manusia), kecerdasan buatan memiliki beberapa keuntungan secara komersial
antara lain :
a.
Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen.
b.
Kecerdasan butan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan.
c.
Kecerdasan butan lebih murah
d.
Kecerdasan buatan lebih konsisten
e.
Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan
f.
Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat
g.
Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik.
Sedangkan keuntungan dari
kecerdasan alami adalah :
a.
Kreatif. Kemampuan untuk menambah ataupun memenuhi
pengetahuan itu sangat melekat pada jiwa manusia. Pada kecerdasan buatan, untuk
menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.
b.
Kecerdasan alami memungkinkan orang untuk menggunakan
pengalaman secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus bekerja
dengan input-input simbolik.
c.
Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan
kecerdasan buatan sangat terbatas.
Ø Bidang
aplikasi Kecerdasan Buatan
·
Game (permainan)
·
Pembuktian teorema
·
Sistem Pakar (Expert Systems)
·
Robotika
·
Computer Vision
·
Natural Language Processing & Understanding
·
Machine Learning
·
Intelligent Tutor
·
Dll
2.3. Tujuan AI
1.
Tujuan utama dari kecerdasan buatan adalah membuat
komputer agar lebih berguna dan mengerti prinsip-prinsip yang memungkinkan
untuk menjadi cerdas. Prinsip-prinsip tersebut termasuk penggunaan stuktur data
di dalam representasi ilmu pengetahuan, algoritma-algoritma yang diterapkan
dalam ilmu pengetahuan, bahasa beserta teknik-teknik pemrograman yang digunakan
dalam implementasinya.
2.
Memahami apa itu kecerdasan buatan (tujuan ilmiah)
3.
Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneur)
Di sini saya mengambil
contoh dari tugas ke 3 yaitu ROBOTIKA, yang pada dasarnya merupakan aplikasi kecerdasan buatan / Artificial Intelegence (AI) :
Robot adalah agen fisik yang melakukan tugas-tugas dengan memanipulasi dunia fisik. Untuk melakukannya, mereka dilengkapi dengan efektor seperti kaki, roda, sendi, dan Grippers. Efektor memiliki satu tujuan: untuk menegaskan kekuatan fisik pada lingkungan. Robot juga dilengkapi dengan sensor, yang memungkinkan mereka untuk memahami lingkungan mereka.
25.2.1 Sensor
Sensor adalah antarmuka persepsi antara robot dan lingkungan. Sensor pasif, seperti kamera, pengamat sejati lingkungan: mereka menangkap sinyal yang dihasilkan oleh sumber lain di lingkungan. Sensor aktif, seperti sonar, mengirim energi ke lingkungan. Pengukur jarak adalah sensor yang mengukur jarak ke obyek terdekat.
25.2.2 Efektor
Efektor adalah sarana yang robot bergerak dan mengubah bentuk tubuh mereka. Untuk memahami desain efektor, itu akan membantu untuk berbicara tentang gerak dan bentuk abstrak, menggunakan konsep derajat kebebasan (DOF) Kami menghitung satu derajat kebebasan untuk setiap arah independen di mana robot, atau salah satu dari yang efektor, bisa bergerak.
Persepsi adalah proses dimana sensor robot pengukur peta sensor menjadi
representasi lingkungan internal.
25.3.1 Lokalisasi dan Pemetaan
Lokalisasi adalah masalah mencari tahu di mana hal-hal yang-termasuk robot itu sendiri. Pengetahuan tentang di mana hal-hal yang merupakan inti dari setiap interaksi fisik sukses dengan lingkungan. Misalnya, manipulator robot harus mengetahui lokasi objek mereka berusaha untuk memanipulasi; navigasi robot harus tahu di mana mereka menemukan jalan di sekitar mereka.
25.3.1 Lokalisasi dan Pemetaan
Lokalisasi adalah masalah mencari tahu di mana hal-hal yang-termasuk robot itu sendiri. Pengetahuan tentang di mana hal-hal yang merupakan inti dari setiap interaksi fisik sukses dengan lingkungan. Misalnya, manipulator robot harus mengetahui lokasi objek mereka berusaha untuk memanipulasi; navigasi robot harus tahu di mana mereka menemukan jalan di sekitar mereka.
Kesimpulan :
Jadi, Artificial
Intelegence (AI) /Kecerdasan buatan ada
sangkut pautnya mengenai tugas ke 3 yaitu robotika, karena robotika merupakan
salah satu implementasi dari AI, yang bertujuan membuat
komputer agar lebih berguna dan mengerti prinsip-prinsip yang memungkinkan
untuk menjadi cerdas. Prinsip-prinsip tersebut termasuk penggunaan stuktur data
di dalam representasi ilmu pengetahuan algoritma-algoritma yang diterapkan
dalam ilmu pengetahuan, bahasa beserta teknik-teknik pemrograman yang digunakan
dalam Robotika.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar