Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama dalam struktur dan
koordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu.
Organisasi memiliki tiga unsur dasar, yaitu orang-orang atau sekumpulan
orang, kerjasama dan tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian
organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang
dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan
sumber-sumber yang dimiliki (Griffin, 2002).
Organisasi didirikan manusia disebabkan karena kesamaan kepentingan,
baik dalam rangka mewujudkan hakekat kemanusiaannya maupun secara
berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan kata lain di dalam
organisasi, para anggotanya bermaksud mencapai tujuan yang sama, sebagai
tujuan bersama, termasuk juga bidang bisnis.
Berdasarkan tujuannya organisasi dapat dibedakan menjadi organisasi yang
tujuannya mencari keuntungan atau berorientasi pada profit dan
organisasi sosial atau organisasi nonprofit (Richard, 1986).
Contoh dari organisasi profit yaitu bank, perusahaan-perusahaan swasta
yang bertujuan mencari laba dari hasil usahanya. Sedangkan organisasi
nonprofit contohnya yaitu gereja, mesjid, sekolah negeri, derma publik,
rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat
dalam hal perundang- undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat
buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum dan beberapa para
petugas pemerintah (Gortner et al, 1987).
Dari semua contoh-contoh tadi, baik dari organisasi profit maupun
nonprofit saya tertarik untuk membahas mesjid sebagai salah satu
organisasi nonprofit.